Tips Terbaik Untuk Travelling Penyandang Disabilitas 

Travelling Penyandang Disabilitas 

Tidak seperti di masa lalu, saat ini penyandang disabilitas telah diakui, dan tidak didiskriminasi. Di banyak negara ada undang-undang yang melindungi mereka dan membuat hidup mereka sedikit lebih mudah. Juga banyak bangunan umum telah dirancang atau direnovasi untuk menampung para penyandang disabilitas.

Dengan semua peningkatan ini, para penyandang disabilitas sekarang dapat melakukan perjalanan untuk liburan atau perjalanan bisnis ke tempat-tempat yang jauh dari rumah mereka. Namun, dengan semua perbaikan yang telah kami lakukan, travelling untuk para penyandang disabilitas masih menjadi tantangan tersendiri bagi mereka, terutama saat mereka bepergian sendiri atau sedang bepergian ke tujuan yang tidak diketahui. Di bawah ini adalah panduan untuk membantu orang-orang dengan segala bentuk disabilitas untuk bepergian dengan aman.

  1. Rencanakan jauh-jauh hari

Perencanaan adalah kunci keberhasilan apa pun. Ini sangat penting karena mengurangi kemungkinan terdampar dan ketidaknyamanan. Pemesanan penerbangan dan kamar hotel adalah prioritas utama, namun jika Anda akan tinggal di rumah teman atau kerabat; memberi tahu mereka sebelumnya sangat penting. Kemudian mereka bisa bersiap dan bahkan menjemput Anda dari bandara.

  1. Pesan hotel yang ramah penyandang cacat

Hotel dengan bangunan ramah penyandang cacat sangat nyaman karena memungkinkan penyandang cacat untuk bergerak bebas dengan sedikit usaha. Sebagian besar hotel ini juga memiliki protokol darurat khusus yang memastikan penyandang disabilitas tidak tertinggal jika terjadi keadaan darurat, tidak seperti beberapa hotel di mana masalah ini ditangani.

  1. Gunakan agen perjalanan yang menawarkan paket perjalanan untuk wisatawan penyandang disabilitas.

Pemesanan penerbangan dan kamar hotel dengan agen perjalanan yang menawarkan solusi perjalanan untuk penyandang disabilitas menguntungkan dalam beberapa hal. Mereka memastikan mereka memesan untuk klien penyandang disabilitas mereka, maskapai penerbangan dan hotel yang ramah penyandang cacat. Mereka berusaha keras untuk menawarkan layanan dan saran yang akan memastikan klien mereka bepergian dengan nyaman.

  1. Pahami dan ketahui hak-hak Anda saat di bandara

Perjalanan bagi penyandang disabilitas sangatlah menyibukkan, terutama saat tiba di bandara. Mereka menghadapi tantangan untuk mendapatkan informasi dan arahan yang tepat. Hal ini semakin diperparah dengan banyaknya orang yang bepergian dan antrian yang panjang. Di bandara, ada petugas yang diharapkan bisa memenuhi kebutuhan mereka yang bepergian dengan disabilitas.

Pelancong penyandang disabilitas seharusnya tidak, dan tidak, diperlakukan berbeda ketika mereka melalui tindakan pengamanan. Mereka juga dilindungi dari segala bentuk diskriminasi dari maskapai mana pun. Wisatawan penyandang disabilitas disarankan untuk memahami hak mereka untuk menghindari dan melaporkan segala bentuk diskriminasi saat bepergian.

  1. Bawa obat ekstra

Tidak ada salahnya membawa obat dengan dosis ekstra saat bepergian. Orang-orang memang kehilangan barang bawaan mereka saat bepergian, sehingga dosis ekstra akan berfungsi sebagai cadangan ketika satu dosis hilang. Hal ini juga untuk memastikan bahwa saat bepergian, seorang penyandang disabilitas tidak kehabisan obat sehingga memaksa mereka untuk mulai mencari toko obat saat bepergian. Obat-obatan ini harus disimpan dengan benar untuk memastikan keamanannya.

  1. Buat catatan dokter dan informasi kontak saat bepergian

Catatan dokter berisi informasi penting tentang suatu kondisi yang dihadapi oleh penyandang cacat dan ini akan membantu dokter menghemat banyak waktu dalam tes dalam keadaan darurat. Informasi kontak untuk dokter Anda memungkinkan dokter lain untuk mendapatkan informasi penting dari dokter Anda jika diperlukan. Informasi kecil namun penting ini dapat menyelamatkan nyawa.

  1. Gunakan penerbangan langsung

Sangat sibuk dan melelahkan bagi wisatawan penyandang cacat untuk menggunakan penerbangan lanjutan. Menggunakan penerbangan penghubung membuat mereka kehilangan bagasi dan bahkan cedera saat mereka masuk dan keluar dari pesawat. Menggunakan penerbangan langsung mengurangi semua risiko ini dan menghemat banyak waktu dan energi saat bepergian. Penerbangan langsung juga memastikan bahwa mereka yang bepergian dengan disabilitas tidak terdampar di bandara saat mereka menunggu penerbangan lanjutan.

  1. Wisatawan dengan disabilitas disarankan untuk memiliki pengetahuan tentang kemana mereka pergi

Tidak ada yang lebih sulit daripada mencari petunjuk arah ke tempat yang tidak Anda ketahui. Hal ini bahkan lebih sulit bagi wisatawan penyandang cacat, jadi disarankan untuk memiliki setidaknya pengetahuan dan pemahaman tentang tujuan mereka. Ini akan memberi mereka keunggulan saat bergerak dan pengetahuan untuk mengetahui ke mana harus pergi dan kemana tidak harus pergi. Ini akan sangat membantu saat mereka terdampar atau mengalami situasi darurat dan membutuhkan bantuan segera.

  1. Bawalah koper yang sesuai

Wisatawan penyandang cacat disarankan untuk membawa koper yang dapat mereka kelola saat bepergian. Kecuali jika mereka ditemani, bepergian dengan bagasi dalam jumlah besar tidaklah mudah. Bepergian dengan ringan memungkinkan wisatawan penyandang disabilitas untuk lebih fleksibel terhadap situasi yang muncul. Selain itu, banyak barang bawaan juga dapat dengan mudah hilang.

  1. Nikmati travelling

Banyak penyandang disabilitas yang tidak sering bepergian karena banyak keterbatasan yang membuat mereka putus asa. Namun teknologi modern memastikan perjalanan yang aman untuk semua terlepas dari kondisi mereka. Bepergian harus dinikmati oleh semua karena ini adalah kesempatan untuk mengalami hal-hal baru yang berbeda dari biasanya.

Scroll to top